Nusantara yang diapit dua samudra dan dua benua merupakan zamrud katulistiwa yang sarat dengan keelokannya. Keanekaragaman hayati baik yang di darat maupun yang di laut menyimpan berjuta juta potensi. Kekayaan alam yang terkandung di dalamnya juga diimbangi dengan banyak misteri di dalamnya. Sekarang ini saja gunung-gunung berapi yang terbentang dari pulau sumatra hingga papua mulai menunjukkan aktivitasnya. Berdasarkan data BMKG tercatat ada 15 gunung berapi yang menunjukkan aktivitasnya, mulai yang statusnya siaga hingga yang statusnya awas.
Tak hanya manusia saja yang menggunakan teknologi canggih untuk berhubungan dengan manusia lain semisal HP, gunungpun menunjukkan aktifitas serupa. Lihat saja bagaimana gunung-gunung saling berSMS untuk unjukgigi pada manusia, gunungpun bisa melakukan yang sama. Gunung juga mahluk Tuhan Yang Maha Esa, dengan izn dan perintah Allah gunung saling menggeliat menunjukkan aktifitasnya. Gunung diperintah untuk memberikan warning pada manusia, apa yang diperbuat manusia terhadap alam ini juga mempengaruhi keseimbangan alam.
manusia yang telah diberi warning ini sadar terhadap apa yang telah dilakukan apa tidak,jika tidak maka alam akan menyelaraskan diri untuk mencapai keseimbangan yang baru. Melihat fenomena yang sekarang ini mungkin boleh jadi keseimbangan alam akan dimulai dengan meletusnya sekian gunung berapi yang ada. Keseimbangan berikutnya akan disusul dengan melelehnya gunung es di kutub utara dengan melihat efek rumah kaca yang ditimbulkan akibat bolongnya lapisan ozon bumi. Kalau ini benar terjadi akan mengakibatkan air permukaan laut akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bila hal ini terjadi sangat dimungkinkan wilayah pulau Jawa akan tergenangi air laut. Jika ini dirunut dalam ramalan Syeikh Subakir dalam kitab Fafiru ilallah diebutkan bahwa tanah jawa akan tenggelam, maka ini akan segera terjadi.
Hai manusia apa yang telah kau perbuat pada alam ini, juga akan mempengaruhi keseimbangan alam ini juga. Kemurkaanmu dalam eksplorasi alam ini yang berlebihan dengan mengenyampingkan keseimbangan alam ini juga akan berpengaruh juga pada diri manusia. Bahkan kerugian dan bencana yang menimpa manusia akan tak terperikan. Sadarlah, kembali pada tuhanmu dengan sepenuh jiwa raga. Kalau kita bersandar dan senatiasa mohon petunjuk dari Yang Maha Kuasa maka kita selamat, selamat dan bahagia. Bahagia dunia dan bahagia di akherat kelak. Kita senantiasa berdoa untuk selamat di dunia dan selamat di akherat, tapi yang kita lakukan menujunya bukan selamat di dunia dan akherat. Kita masih munafik pada diri sendiri, maka segeralah bertobat dan kembali ke jalanNya niscaya Allah akan segera memberikan sifat rahman dan rahimNya pada kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar